Pemimpin Bisnis Bukan Artis
Populis gak populis, bisnis harus jalan terus. Seorang pemimpin bisnis tak bisa mendasarkan kebijakan yang dibuatnya pada suka-gak-suka segenap pihak yang berhubungan dengan bisnisnya [baik internal maupun eksternal]. Jika atas dasar kepopuleran, dia hendak ‘menggembirakan’ semua pihak, maka sebaiknya dia jadi artis atau politikus. Pertimbangan utamanya harus pada jalan-gak-jalannya proses bisnis demi kemaslahatan bersama. Untuk ini, boleh jadi dia akan terpaksa menelan pil pahit; mengambil kebijakan yang berisiko memunculkan prasangka. Prasangka memang sedapat mungkin kita hindarkan, namun jika hal itu terpaksa harus dilakukan, maka memilih yang tak terlalu buruk dari pilihan-pilihan yang buruk harus diambil. Yang diinginkan tentu kebijakan yang menyenagkan semua pihak dan menguntungkan bisnis secera simultan. Tapi yang kita inginkan belum tentu yang harus kita hadapi.
Sering kita jumpai, seorang direktur yang begitu populer hingga majalah bisnis meliput kesuksesannya dan para analis bisnis memujinya, sekian tahun kemudian membuat perusahaannya tersungkur. Kegemarannya menyatakan diri sebagai penyebab kesuksesan bisnisnya, mengakibatkan bisnisnya rentan dengan ketergantungan pada personal bukan pada sistem yang kokoh.
Keadaan yang lebih parah terjadi pada para direktur ‘dadakan’ yang dinobatkan menjadi pimpinan perusahaan bukan merintisnya dari bawah atau memulai usahanya sendiri, tapi dari warisan atau penunjukkan. Para eksekutif hasil penjaringan dan penunjukkan dewan direksi ini terlampau sibuk dengan urusan citra dirinya sendiri. Bahkan ada yang tanpa malu merangkai aturan baru demi memakmurkan diri dan kroninya. Gaji dan tunjangan yang terlampau membebani kas perusahaan. Setelah semuanya terengkuh, dia tak perduli dengan nasib perusahaan. Jika pada akhirnya bangrut, maka dia akan berusaha menyalahkan pihak lain, bahkan pada kondisi ekonomi nasional, bencana alam, resesi dunia dan seterusnya. Dan terakhir, melarikan diri untuk menjadi kutu loncat mencari ‘daun yang masih hijau’.
Pemimpin sejati yang memulai atau merintis usaha dan karirnya dari bawah, perusahaan adalah hidupnya, dia tak akan rela melihat perusahaan yang dengan susah payah telah dibangunnya terpuruk. Segenap usaha akan dia lakukan, walau hal itu tidak populis.
Sekian Inspirasi Bisnis kita kali ini.
Dedicated for Light Intermutimedia
Perusahaan Software Pulsa
